Senin, 27 Oktober 2014

Kabut Asap tidak lagi Ganggu Kapal Cepat

Pelayanan jasa angkutan laut kapal cepat rute Palembang - Bangka yang sempat mengalami gangguan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan, mulai normal kembali. “Pelayanan kapal cepat yang sempat mengalami gangguan kabut asap dengan diberlakukannya sistem satu hari berangkat satu hari libur, hari ini dan seterusnya mulai beroperasi normal atau setiap hari ada jadwal keberangkatan,“ kata Petugas Penjualan Tiket Kapal Cepat Express Bahari, Robin, di Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru Palembang, kemarin.

Dia menjelaskan operasional kapal cepat rute Palembang-Bangka sejak awal Oktober 2014 terganggu karena tidak bisa melayani masyarakat secara rutin setiap hari sesuai jadwal yang ditentukan selama ini karena kabut asap menutupi jarak pandang di alur pelayaran Sungai Musi hingga ambang luar Selat Bangka.

Dalam kondisi udara diselimuti kabut asap pekat, untuk keberangkatan kapal cepat, pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Palembang mengizinkan kapal cepat berlayar pada tanggal ganjil, sedangkan untuk kedatangan, diizinkan memasuki jalur pelayaran Sungai Musi pada tanggal genap.

Adapun, Pemerintah Provinsi Riau segera memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. “TRC telah melewati beberapa tahapan seleksi, hingga proses perekrutan dan saat ini sedang mempersiapkan hasil seleksi yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini,“ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri di Pekanbaru, kemarin.

Dari Samarinda, Kalimantan Timur, kemarin, kabut asap kembali menyelimuti kawasan Bandara Temindung. Namun, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandara Temindung Sutrisno menyatakan kabut asap itu tidak berdampak pada terganggunya aktivitas penerbangan di bandara perintis menuju pedalaman Kaltim tersebut.(AN/Ant/N-2) Media Indonesia, 25/10/2014, Halaman : 6